Senin, 17 Mei 2010

Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Micro Teaching dan Peer Teaching

Solusi Bagi Tutor PAUD Non Formal baru,yang belum mengenal proses pembelajaran alias masih awam. kita bis menggunakan proses pembelajaran Mikro Teaching.
Micro : kecil, terbatas, sempit
Teaching : pembelajaran
Micro Teaching berarti suatu pembelajaran yang segala aspeknya diperkecil atau disederhanakan.
Atau kita bisa dibantu dengan Tutor yang sudah mengajar melalui pembelajaran Peer Teaching
Peer : Kawan sebaya
Teaching : Pembelajaran
Peer Teaching adalah suatu pembelajaran yang dilaksanakan dengan menyertakan teman sebaya sebagai siswanya.
Tujuan Umum
Tujuan micro teaching adalah untuk meningkatkan berbagai keterampilan mengajar sehingga calon guru mampu menciptakan proses pembelajaran yang efektif, efisien, dan menarik (pembelajaran yang mendidik).
Bersambung.
1. Calon guru mampu menganalisis tingkah laku pembelajaran kawannya dan dirinya sendiri
2. Calon guru mampu melaksanakan berbagai jenis keterampilan dalam proses pembelajaran3.
3. Calon guru mampu mewujudkan situasi pembelajaran yang efektif, produktif, dan efisien
4. Calon guru mampu bertindak profesional

Selasa, 17 November 2009

Latar Belakang

Latar Belakang Blog Tutor Inti PAUD Non Formal

Pendidikan merupakan modal dasar untuk menyiapkan insan yang berkualitas. Menurut Undang-undang Sisdiknas Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Menurut UNESCO pendidikan hendaknya dibangun dengan empat pilar, yaitu learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together.
Pada hakikatnya belajar harus berlangsung sepanjang hayat. Untuk menciptakan generasi yang berkualitas, pendidikan harus dilakukan sejak usia dini dalam hal ini melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yaitu pendidikan yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga usia 6 tahun. Sejak dipublikasikannya hasil-hasil riset mutakhir di bidang neuroscience dan psikologi maka fenomena pentingnya PAUD merupakan keniscayaan. PAUD menjadi sangat penting mengingat potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk pada rentang usia ini. Sedemikian pentingnya masa ini sehingga usia dini sering disebut the golden age (usia emas).
Dengan diberlakukannya UU No. 20 Tahun 2003 maka sistem pendidikan di Indonesia terdiri dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi yang keseluruhannya merupakan kesatuan yang sistemik. PAUD diselenggarakan sebelum jenjang pendidikan dasar. PAUD dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal. PAUD pada jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK), Raudatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat. PAUD pada jalur pendidikan nonformal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain yang sederajat. PAUD pada jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.Melihat kenyataan dimasyarakat, tidak semua usia prasekolah (0-6 tahun) bisa mendapatkan pendidikan usia dini dikarenakan karena faktor ekonomi ataupun karena kurangnya pengertian masyarakat tentang pentingnya arti pendidikan terutama Pendidikan Anak Usia Dini. Masyarakat lebih memilih langsung memasukan anak mereka langsung ke Sekolah Dasar tanpa menyadari pada Tumbuh kembang anak yang pesat sebenarnya terjadi pada 0-4 Tahun dan pada saat anak langsung dimasukan ke Sekolah Dasar sebenarnya sudah terlambat.
Berdasarkan hasil pendataan oleh Himpaudi Kabupaten Karawang Jumlah Kelompok PAUD Sebanyak 362 terdiri dari 14 Kelompok Bermain dan 348 dari SPS/Pos PAUD. Adapun data kelompok anak yang terlayani di Pendidikan Non Formal adalah sebagai berikut :
Anak yang terlayani :
Jumlah Anak Usia 0-2 Thn 463
Jumlah Anak Usia 3-4 Thn 4969
Jumlah Anak Usia 5-6 Thn 5348
Total 10780
Tenaga Pendidik berdasarkan pendidikan
SD SMP SMA Dipl S1 S2 Jumlah
57 193 556 151 90 2 1049
*) Data yang tercatat per-Desember di Himpaudi Kabupaten Karawang
Pendidikan Anak Usia Dini yang ada di Kabupaten Karawang, baik yang melalui Dinas Pendidikan, Kelompok bermain, Pendidikan anak yang terintegrasi dengan Posyandu (PKK)/Pos PAUD serta Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang peduli akan pendidikan telah memberikan pelayanan pendidikan anak usia dini bagi anak-anak yang membutuhkan pendidikan anak usia dini dengan metode bermain sambil belajar yang dilakukan untuk membentuk anak-anak prasekolah sehingga mereka siap untuk melanjutkan pendidikan ketingkat selanjutnya dengan pembekalan yang diberikan di PAUD.
Melihat kenyataan di lapangan bahwa PAUD non Formal secara Quantitas mengalami pertumbuhan yang signifikan, namun setelah berkembangnya PAUD Non Formal di Masyarakat saatnya kita meningkatkan mutu untuk menjadikan PAUD Non Formal bukan hanya dilihat dari sisi Quantitas tapi bisa dipertanggung jawabkan dalam bentuk Kualitas Pendidik.
Kami sebagai Tutor Inti Bidang Pendidikan Anak USia Dini, dalam upaya pembinaan terhadap satuan-satuan PAUD tersebut khususnya pendampingan bagi Pendidik PAUD Non Formal yang berguna untuk meningkatkan mutu pendidik Pendidikan Anak Usia Dini untuk mengembangkan program pembelajaran dengan ini kami buat sebuah blog yang dapat membantu para pendidik dalam meningkatkan mutu dengan berbagi informasi dan wawasan.

Devi Sulaeman, S.Kom